Di awal tahun 2018 ini, penulis memperoleh informasi akan manfaat besar dari pengobatan HIV-AIDS yang ada saat ini, yaitu pengobatan terapi ARV, Obat penghambat kerja HIV pada tubuh manusia. Kombinasi obat ARV yang diperoleh, sangat manjur untuk mempertahankan kualitas hidup dan kondisi tubuh. Disamping itu kesigapan petugas kesehatan, mengetahui gejala atau tanda-tanda ODHA (Orang Dengan HIV-AIDS) tidak cocok pada terapi ARV lini pertama, hingga diganti dengan terapi ARV lini kedua.  Dengan keteguhan menerima keadaan dan selalu menjaga kepatuhan untuk minum obat secara teratur, menyebabkan kondisi tubuh bisa pulih, tidak terperosok pada kumpulan gejala atau tanda penyakit yang lumbrah disebut AIDS. Disamping itu, terapi ARV ini bisa mencegah penularan HIV dari ibu ke anaknya, sehingga anak tidak terinfeksi virus penurun daya tahan tubuh manusia tersebut.

 

 

IMUNISASI JAPANESE ENCEPHALITIS SERENTAK DI GIANYAR

 

Foto: suasana pelaksanaan imunisasi JE (5/3) di SMP Saraswati Sukawati

 

 

Serangkaian upaya mencegah terjadinya penyakit radang otak pada anak akibat virus JE (Japanese Encephalitis),Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Kesehatan menggelar Imunisasi massal pada anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Dr. Ida Ayu Cahyani Widyawati, M.Kes. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar memaparkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 5 Maret 2018 oleh UPT Kesmas se-Kabupaten Gianyar, dengan menyasar  siswa  di sekolah-sekolah yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak, SD/MI/Sederajat, SDLB dan SMP/MTs/Sederajat dan SMPLB maupun posyandu.

               

 

 

IMUNISASI JAPANESE ENCEPHALITIS SERENTAK DI GIANYAR

 

Foto: suasana pelaksanaan imunisasi JE (5/3) di SMP Saraswati Sukawati

 

 

Serangkaian upaya mencegah terjadinya penyakit radang otak pada anak akibat virus JE (Japanese Encephalitis),Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Kesehatan menggelar Imunisasi massal pada anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Dr. Ida Ayu Cahyani Widyawati, M.Kes. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar memaparkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 5 Maret 2018 oleh UPT Kesmas se-Kabupaten Gianyar, dengan menyasar  siswa  di sekolah-sekolah yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak, SD/MI/Sederajat, SDLB dan SMP/MTs/Sederajat dan SMPLB maupun posyandu.

               

Merokok dapat meningkatkan resiko terjadinya pembekuan darah yang berlebihan dan juga dapat merusak lapisan pembuluh darah yang mengakibatkan pembentukan gumpalan.

Pes merupakan penyakit berasal dari bakteri yersinia pestis yang hidup pada hewan pengerat seperti tikus. PES merupakan penyakit yang berasal dari bakteri Yersinia pestis. Bakteri tersebut hidup pada hewan pengerat seperti tikus. Perpindahan bakteri ke tubuh manusia terjadi ketika manusia digigit oleh hewan yang sudah terinfeksi atau melakukan kontak langsung saat sedang menangani hewan yang terinfeksi. Penularan juga dapat terjadi ketika manusia digigit oleh kutu yang sebelumnya tinggal di hewan yang terinfeksi seperti tikus, kelinci, anjing, dan tupai.

Login