Keracunan Massal Krama Batuan Kaler, Dinkes Provinsi:125 Orang Keracunan, 17 Orang Masih Opname

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali mengungkapkan keracunan massal yang terjadi di Banjar Cangi, Batuan Kaler, Sukawati, Gianyar, Bali, Rabu (1/11/2017). Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, mengatakan sebanyak 125 orang warga yang mengalami keracunan makanan.

 

Saat ini ada 17 orang masih opname, 16 orang dirawat di RS Arisanti dan 1 orang dirawat di RS Sanjiwani, Gianyar."Kondisi 17 orang yang masih opname dan saat ini sudah mulai membaik, "ujarnya.  Lebih lanjut Suarjaya mengatakan, keracunan tersebut terjadi usai warga mengkonsumsi makanan yang diduga sudah basi.  Gejala awalnya mereka pusing dan mual-mual kemudian muntah-muntah.

"Indikasinya saat ini diduga karena makanan yang dikonsumsi sudah basi. Karena berdasarkan kronologis, makanan dimasak sejak pagi kemudian dibungkusnya jam 12 siang dan dimakan jam 08 malam. Ini kan sudah basi. Kemungkinan besar arahnya kesana tapi terkait penyebab pastinya bisa diketahui dari hasil lab, "ujar Suarjaya saat dikonfirmasi Tribun Bali, Kamis (2/11/2017).

Diungkapkan Suarjaya, untuk penanganan sendiri saat ini pihak Dinkes Provinsi Bali dan Dinkes Kabupaten Gianyar sudah mengambil sampel untuk dilakukan pemeriksaan di Labkes dan BPOM Denpasar.Sampel yang diambil yakni sisa-sisa makanan, bahan-bahan yang digunakan untuk masak serta muntahan.  "Untuk hasilnya sekitar dua atau tiga hari. Tim penanganan juga melakukan survei ke keluarga untuk mencari data kejadian, "ujarnya.

 Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar Ida Ayu Dwi Cahyani saat dikonfirmasi mengatakan, sejumlah pasien tersebut mengalami muntah-muntah setelah mengkonsumsi makanan yang sama. "Kejadiannya sekitar pukul 23.00 Wita malam tadi. Saat ini 17 pasien masih opname, "ungkapnya

Login